07/12/07

Idiopathic


Kali ini, cinta datang padaku dengan sangat cepat dan mengejutkan. Bayangan dirinya selalu berkelebat di setiap gerakku. Siluet parasnya menggugahku untuk membuai pena di tanganku.

Aku hanya ingin mencintainya secara bijaksana. Tidak seperti kupu-kupu yang cepat datang dan pergi dengan penuh tanda tanya.

Aku hanya ingin mencintainya secara sederhana. Dengan ayunan langkah riang, aku bisa jujur tentang segalanya. Dengan hati terbuka, aku bisa menerima apa adanya. Sesederhana gerakan bulan terhadap bumi dan matahari.

Apakah salah kalau aku jatuh terlalu dalam? Jauh memasuki setiap relung dan inci dari sendiriku. Aku tidak ingin ini berakhir dengan sedih atau bahagia, karena aku tidak menginginkan keduanya.

Jikalau nanti telah tiba waktuku, aku hanya ingin pergi sendiri. Mungkin ditambah satu atau dua tangkai kembang plastik yang dulu sempat ingin kuberi padanya saat ia menangis.

Saat aku pergi, aku tidak ingin ada setetes air mata mengalir darinya. Saat aku pergi, aku tidak ingin melihat mata sembabnya atau auranya yang menghitam.

Aku hanya ingin dia tahu kalau aku tidak dapat hidup lagi tanpanya.

***


Jakarta, 23 Nov 03 @ 11 pm

Tidak ada komentar: