18/03/08

HATIMU TAK LAGI DI SINI

Ketika kau pergi, yang kurasa hanya tiada. Bahkan hatiku tak juga kehilangan meski sebenarnya aku ingin merasakan itu. Jangan bertanya mengapa aku tidak merasakannya, tapi tanyalah pada dirimu sendiri mengapa aku sampai tidak memikirkanmu sama sekali.

Kenyataan bahwa kau meninggalkanku tanpa alasan adalah salah satunya. Kau membuatku berpikir bahwa itu salahku. Kau tahu, aku sampai berhari-hari membiarkan tubuh ini dimakan rayap. Rapuh. Sampai hampir rebah mencium tanah.

"Maaf..."

"Untuk apa minta maaf?"

"Karena telah membuatmu dimakan rayap."

Begitu ujarmu. Aku pun tersenyum dengan senyum paling sempit seluruh dunia.

"Bukan, aku dimakan rayap bukan karena dirimu, tapi karena pilihanku sendiri."

"..."

Kau diam. Aku sarkastik.



***

Jakarta, 12 Maret 2008

Tidak ada komentar: