29/11/07

Stardust; Petualangan Mencari Bintang Jatuh


Ini adalah sebuah film petualangan fantasi yang akan membawa anda merasakan hangatnya bintang-bintang. Bukan bintang dalam arti konotatif, tapi sebaliknya. Bintang di sini nyata. Bintang jatuh itu bernama Yvaine (Claire Danes). Berawal dari seorang pemuda bernama Tristian (Charlie Cox) yang jatuh cinta pada kekasihnya, Victoria (Sienna Miller). Tapi sang kekasih malah minta dibawakan bintang sebagai pembuktian cintanya. Jika anda berpikir bahwa ini adalah kisah romantis ala Shakespeare, tunggu dulu, karena ini belum berakhir.

Tristian melewati perbatasan kampungnya, melewati lembah dan bukit untuk mencari bintang jatuh. Takdir mempertemukan keduanya, Tristian dan Yvaine. Tristian takjub, ternyata bintang jatuh itu berwujud seorang gadis cantik. Yang mengincar bintang jatuh bukanlah Tristian seorang. Ada penyihir jahat bernama Lamia (Michelle Pfeiffer) yang menginginkan khasiat bintang jatuh untuk awet muda dan empat pangeran Stormhold yang berlomba untuk mendapatkan si bintang jatuh demi syarat mendapatkan tahta kerajaan, namun akhirnya berguguran satu persatu.

Perburuan menjadi semakin tegang, intens dan ajaib manakala Tristian yang membantu Yvaine lolos dari semua jebakan si penyihir, bertemu dengan kapal angkasa penangkap petir yang dikomandoi oleh Kapten Shakespeare (Robert de Niro). Kapten Shakespeare yang terkenal keras dan berpredikat buruk itu malah membantu Tristian dan Yvaine. Sifat kelelakian itu langsung runtuh di mata Tristian manakala ia mengetahui bahwa sang kapten adalah pria kesepian yang baik hati dan butuh perhatian.

Petualangan terus berlanjut sampai Tristian mengajak Yvaine menuju desanya. Niat hati Tristian untuk mempersembahkan bintang jatuh pada Victoria menjadi pudar, karena cinta sesungguhnya Tristian tertambat di hati Yvaine. Demi menolong Yvaine, Tristian mengalahkan pangeran yang ternyata adalah pamannya dan menghabisi penyihir jahat. Pertanyaan besarnya adalah, siapa Tristian sebenarnya?

Spesial efek menjadi kekuatan di film ini. Seperti halnya film ber-genre fantasi petualangan, nuansa gelap dan hujan bercampur dengan cahaya bintang dan keajaiban, dapat kita temui di sini. Yang menjadi nilai plus lain adalah sense of humour sutradara Matthew Vaughn yang cukup cerdas. Bumbu komedi berupa celetukan, karakter, ekspresi dan gestur para tokohnya mempermanis cerita. Segar dan tidak membosankan. Matthew Vaughn mampu membubuhkan porsi yang pas, sehingga memperkuat cerita asli yang berawal dari novel karya Neil Gaiman ini. “It’s totally fun and inspiring!”

Oh iya, kalau anda ada waktu luang, berkunjunglah ke www.stardustmovie.com dan namakanlah satu dari milyaran bintang yang ada di angkasa. [hp]

Tidak ada komentar: